arti sebuah nama

weehhh ini blog sepi banget ye..
si empunya blog nii gak kreatif banget..
jarang banget dah bikin tulisan di blog ini..
maklum, setau ane sih yang punya blog gak pinter ngarang tuhh.
*ups bukan gak pinter tapi emang gak bisa ngarang.
(hehehe :D)
tapi kayaknya malem niihh dia mau coba nulis di blognya..

nama ku Ria Anggraini Nuhidayah biasanya sih teman2 ku manggil aku dengan sebutan nama ria. nama ini diberikan oleh orang tuaku ketika aku lahir.. mereka tak sembarangan beri nama loh.. nama aku ni memiliki arti khusus.. pengen tau gak artinya ??? biar gak penasaran aku kasih tau nih.. RIA, mungkin orang menganggap ria tu artinya ceria. emang gak salah sih.. ria itu emang artinya ceria-pas banget sama pribadi aku yang selalu terlihat ceria pada situasi apapun(ups kok muji diri sendiri). tapi, ria disini bukan artinya ceria, melainkan merupakan suatu akronim. yaitu, R= Rahmat I= Ilahi A=Allah SWT. mungkin orang tuaku menganggap aku ini adalah anugerah dari Allah SWT. aku merupakan titipan dari Sang Pencipta kepada mereka. dan merakapun berharap kelak aku akan menjadi anak yang bisa berguna dan dapat membanggakan mereka(aamiin). next, anggraini, nama tengahku ini yang paling tidak aku sukai. bukan karena aku tidak bersyukur dengan pemberian mereka, bukan karena nama anggraini itu menurut ku jelek, ataupun tak modern, tapi bagian ini aku tang mengetahui artinya apa. setiap kali orang bertanya anggraini artinya apa, aku hanya bisa senyum dan geleng-geleng kepala. sedikit malu sih kalau kita gak tau arti nama kita sendiri. parahnya lagi ayah ku ketika aku menyanyakan artinya apa, beliau dengan ringan menjawab “ayah lupa nak”. nah loh, ayah yang memberikan nama itu aja lupa artinya apa.. hufftt.. yasudahlah.. tak usah berlarut-larut dengan ketidaktahuan ku itu. nah sekarang kita menuju ke nama belakangku. Nurhidayah, tau gak sih nama terakhirku ini konon kabarnya diberikan oleh (alm) kakek ku. nama yang baik dan artinya juga bagus lohh. Nur itu memiliki arti cahaya dan Hidayah itu berarti petunjuk. mungkin pada saat memberikan nama kakek ku berhadarap dalam menjalani hidup di dunia ini aku akan mendapatkan cahaya petunjuk dari Allah SWT.¬† wahh, subhanallah. nama yang mereka berikan kepadaku bukan hanya sekadar nama. nama yang hanya untuk diisikan pada identitas, atau nama yang yang berfugsi untuk panggilan saja. namun, di balik nama itu ada cerita, ada doa yang tersirat dan juga ada harapan. bersyukurlah dengan nama yang telah diberikan oleh orang tua terhadap kitaūüôā

lebaran idul adha

assalamualaikum wr. wb.
hai temen-temen selamat sore..

lagi gak ada kerjaan kan ?

gak ada salahnya ni baca artikelku yang ini.

Lebaran Idul adha  sering juga disebut lebaran haji atau lebaran kurban. peringatan ini adalah sebuah hari raya bagi umat Islam.  pada peringatan hari lebaran ini, diperingati peristiwa kurban. seluruh muslim yang memiliki rezki yang cukup berbondong-bondong untuk berkurban hewan, seperti kambing, sapi, bahkan unta. di pagi harinya sebelum penyembelihan hewan kurban, dilaksanakan shalat ied 2 rakaat.

tahun ini merupakan tahun keduaku merayakan lebaran idul adha tanpa keluar. ini sih bukan kemauanku. mengingat libur hanya 4 hari dan harga tiket yang sangat mahal, membuatku memutuskan untuk tidak pulang lebaran kali ini. sedih sih, tapi mau gimana lagi. mungkin ini yang terbaik. mengingat orangtuaku yang bersusah payah mencari uang, tak tega aku menghabiskan jutaan rupiah uang mereka demi menuruti egoku untuk pulang.

lebaran di asrama memang tak seenak lebaran dirumah dengan keluarga. meskipun ada puluhan bahkan ratusan teman seperjuanganku disini, masih belum bisa menggantikan posisi keluargaku disini. namun, dengan kehadiran mereka minimal telah mengurangi kesedihanku. lebaran yang identik dengan kue dan lontongpun tak kami jumpai disini. jangankan untuk makan kue, untuk makan nasi pun susah karena semua warteg yang ada pun tutup. lebaran yang biasanya tersedia semua makanan yang lezat mulai dari rendang, opor, sambal goreng, dan menu khas lebaran lainnya, sekarang diganti dengan sebungkus mie instan, miris rasanya. apalagi melihat di TV, selebriti diliput ketika sedang makan-makanan enak. ganti chanel . melihat orang-orang yang sedang merayakan lebaran bersama keluarga.

namun, disisi lain ada hal yang lebih miris dari itu. lebaran yang suka cita berganti menjadi lebaran yang kelabu bagi beberapa orang di Indonesia. niat baik orang-orang untuk berkurban dan membaginya kepada orang-orang yang berhak malah menjadi bencana bagi mereka, ntah apa yang terjadi. bukankah seharusnya mereka bersenang-senang pada moment ini, karena mereka dapat memakan daging segar secara gratis. Namun, mengapa setiap tahun di negeri ini pembagian hewan kurban selalu berujung pada kematian dan luka-luka. apa yang salah dari ini ??

sahabatku dan saudaraku di seluruh Indonesia, kejadian ini akan  terus terulang pada setiap tahunnya jika kita, saudara muslim lainnya, tidak pernah mau mengubah budaya dan kebiasaan kita. sesungguhnya kita bisa merayakan lebaran tanpa ada lagi kerusuhan, kamatian, dan kejadian yang tak diinginkan lainnya. asalkan kita mau untuk bersifat lebih sabar, menghargai budaya antri, dan bisa lebih tertib lagi. Islam itu cinta damai.

makasih ya teman-temanūüôā

surat cinta buat sang bundadari

Surat Cinta Untuk Bundadari

Disini kita bertemu….
Disini pula kita kan berpisah
Semua kenangan seakan berlalu….
Segala yang kami lalui begitu cepat
Begitu berharga
Detik detik yang berganti hari ini…..
Seakan mempercepat pertemuan kita

Ada harapan disetiap hati kami
Ada keinginan yang begitu besar
Cita cita yang akan merenda masa nanti
Untuk mencari langkah langkah yang pasti
Menggapai cita dan martabat yang tinggi

 

Ibu ku tersayang

Maafkan kami,

Kami sadar kami belum bisa menjadi peserta didik seperti yang ibu inginkan

Kami yang selalu membantah

Tak pernah mendengarkan

Hanya mementingkan bermain

Tak sedikitpun memperdulikan pelajaran yang engkau berikan

Namun, engkau tak pernah marah dengan kami

Tak pernah mengeluh

Engkau dengan sabar mengajari kami

Langkah demi langkah

Soal demi soal

Dari bab pertama hingga bab terakhir

Sampai kami semua mengerti dan dapat menyelesaikan matrikulasi ini.

Terima kasih atas semua bimbingan dan ilmu yang telah diberikan

 

by : MAT 2 (We Are One)

for : bu Ega + bu Petra

bundadari di kampus ku

perguruan tinggi ini sangat berbeda dengan perguruan tinggi yang ada di tempat lainnya.

disini untuk menyelesaikan strata 1 saja harus memerlukan waktu 5 tahun.

1 tahun lebih lambat daripada perguruan tinggi lainnya.

pada tahun pertama, disaat perguruan tinggi yang lainnya mulai kuliah, kami baru memasuki kelas matrikulasi.

matrikulasi ini kami jalani selama 1 tahun.

pelajaran yang dipelajari juga pelajaran yang pernah kami dapatkan di SD-SMA.

kalo dipikir-pikir sih buat apa kita ngereview pelajaran selama 1 tahun.
mumbazir waktu kan ?

namun, itulah salah satu keunikkan dari kampus kami.

semua kami pelajari dari awal.

mulai dari penjumlahan 1+1.

disini kami tidak belajar sendiri,

setiap detik, menit, jam, sejak pukul 08.00-16.30 mulai hari senin-jumat bundadari dengan setia mengajari kami.

mereka dengan sabar mengajari kami.
bukan hanya itu, mereka juga berperan layaknya kakak kami disini.

mereka selalu mendengarkan keluh kesah dan mencarikan solusi untuk kami.

mereka gak pernah mengeluh dengan sikap kami yang terkadang suka membantah mereka.

terimakasih untuk bundadari yang selalu setia membimbing kamiūüôā

mengubah bahasa diam menjadi bahasa bicara

MENGUBAH BUDAYA DIAM MENJADI BUDAYA BICARA

            Kata budaya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai pikiran, akal budi atau adat istiadat. Secara tata bahasa kebudayaan diturunkan dari kata  budaya yang cenderung menunjuk pada pola pikir manusia. Sedangkan definisi budaya menurut Wikipedia adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Lain halnya dengan pendapat para ahli, menurut Koentjaraningrat Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dan menurut Mitchell (Dictionary of Soriblogy) Kebudayaan adalah sebagian perulangan keseluruhan tindakan atau aktivitas manusia dan produk yang dihasilkan manusia yang telah memasyarakat secara sosial dan bukan sekedar dialihkan secara genetikal. Dari beberapa pengertian budaya diatas dapat ditarik simpulan bahwa budaya merupakan akal budi, pikiran, dan adat istiadat yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Diam, menurut orang-orang bijak kata ini memiliki banyak makna, bisa makna positif maupun makna negatif. Ditinjau dari sisi negatif makna diam bisa berarti marah, kecewa, ataupun putus asa. Namun, disisi positifnya diam bisa juga menjadi jalan terakhir untuk bersuara ketika berkata tidak lagi bermakna. Namun, makna diam dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah tidak bersuara (tidak berbicara), tidak berbuat (tidak berusaha apa-apa), dan tidak bergerak (tetap ditempat). Dari definisi budaya dan diam dapat disimpulkan bahwa budaya diam adalah akal, pikiran, dan kebiasaan seseorang ataupun sekelompok orang untuk tidak berbicara, tidak berbuat, ataupun tidak bergerak.

Pada kenyataannya diam  berasal dari beberapa faktor, yaitu diam yang berasal dari kepribadian yang pendiam. Karena jika ditinjau dari teori behavioristik, tingkah laku awal dibentuk dengan pengkondisian lingkungan (conditioning) lalu, pembiasaan sehari-hari (habit), kemudian berubah menjadi traits (sifat), dan jika sudah mendarah daging atau terinternalisasi maka sifat itu berubah menjadi kepribadian (personality). Diam yang seperti ini biasanya disebut dengan diam dari lahir, karena sejak kecil orang tersebut sudah menjadi seseorang yang pendiam. kemudian, diam dapat  berasal dari penafsiran yang kurang tepat terhadap suatu obyek lalu, penafsiran itu seringkali diulang-ulangi pada obyek yang berbeda-beda tetapi dengan perlakuan yang sama. Misalnya, saya berpikir bahwa saya akan dipermalukan ketika saya salah dalam mengeluarkan pendapat, sehingga saya lebih memilih untuk diam walaupun terdapat banyak ide-ide dalam pikiran saya. selain itu, pengalaman-pengalaman masa lalu juga demikian berpengaruh menjadikan seseorang pendiam. Contohnya orang yang mengeluarkan pendapat, tetapi pendapatnya pernah diabaikan. Hal ini membuat orang tersebut trauma dan takut untuk berpendapat, sehingga ia akan pasif dalam rapat, diskusi, ataupun organisasi yang diikutinya.

Dalam kehidupan sehari-hari, pandangan seseorang terhadap orang yang pendiam pun beragam. Sebagian orang senang dengan orang yang pendiam. Contohnya saja guru, guru lebih senang dengan murid yang pendiam. Mereka  menilai murid yang pendiam lebih baik daripada murid yang ribut. Tidak jarang guru-guru menganggap murid yang pendiam adalah murid yang pintar. Selain itu, ada beberapa orang juga yang lebih menyukai mempunyai sahabat yang pendiam. Mereka lebih nyaman untuk bercerita dengan orang yang pendiam. Karena menurut mereka, orang yang pendiam lebih bisa dipercaya untuk menyimpan rahasia pribadi mereka. Tidak heran jika orang pendiam biasanya menjadi pendengar yang baik bagi teman-temannya yang sedang galau.

Di sisi lainnya, Banyak orang menganggap orang diam itu penuh dengan masalah. Orang diam dianggap tidak dapat bersosialisasi dengan baik, susah bergaul, tidak dapat berbicara (sulit berkomunikasi), dan pemalu. Penilaian seperti ini dapat disebabkan karena orang tidak mengetahui apa maksud dan keinginan dari orang yang pendiam. Karena orang yang pendiam tidak pernah menyampaikan apa yang mereka inginkan, sehingga sering terjadi kesalahpahaman dengan orang yang pendiam. Tidak dapat dimungkiri bahwa orang akan menilai orang pendiam itu tidak asyik dan membosankan. Jika mencoba membuka obrolan dengan orang pendiam akan tercipta suasana yang kaku dan tak bersahabat. Kejadian ini akan menimbulkan istilah ‚Äúmati gaya‚ÄĚ. Sehingga, tak sedikit orang yang menjauhi orang yang pendiam. Orang pendiam juga¬† kerap dijuluki sebagai orang yang ‚Äúkuper‚ÄĚ atau kurang pergaulan. Sifat mereka yang diam dan jarang berkomunikasi dengan orang membuat memiliki tidak memiliki banyak teman layaknya orang yang suka berbicara. Tak jarang orang yang pendiam menjadi korban kejahilan bagi teman-temannya.

Berbedanya prinsip, persepsi, suasana dan kondisi membuat kita harus sadar untuk melakukan sesuatu dengan berbicara atau diam. Namun banyak orang terkadang malah berdiam diri saat dia seharusnya berbicara. Begitu juga sebaliknya, banyak orang yang berbicara padahal dia seharusnya diam. Seperti yang kita ketahui bahwa ada istilah yang mengatakan bahwa ‚Äúdiam itu emas‚ÄĚ. Namun, apakah semua diam itu emas ? jika tidak, lantas diam yang seperti apa yang disebut dengan emas ? dan mengapa hal itu bisa terjadi ?

Berikut ini terdapat beberapa kondisi dimana diam bernilai layaknya emas. Pertama, diam ketika dinasehati. Karena tujuan dari nasehat itu sendiri adalah membuat kita menjadi lebih baik, menyadadarkan kita agar kita berprilaku positif, dan sebagai wujud rasa sayang seseorang terhadap kita, maka tidak ada salahnya jika kita seharusnya diam saat dinasihati orang lain.

Kedua, diam ketika banyak orang tidak sedang ingin mendengar suara. Manusia diciptakan memiliki karakter dan kepribadian yang berbeda-beda. Beberapa orang senang dengan suasana yang ramai, tetapi sebagiannya lagi lebih menyukai suasana yang sepi. Maka dari itu, kita harus bisa dengan cermat menyikapi situasi ini. Jika ada seseorang yang tidak ingin situasi disekitarnya ramai, kita harus menghargai itu. Dan kita harus bertoleransi dengan cara tidak membuat keramaian (diam).

Ketiga, Diam ketika orang lain sedang sibuk membicarakan aib oranga lain. Mengapa kita harus diam ketika  orang lain sedang membicarakan aib orang lain ?  karena seseorang   sedang menceritakan keburukan orang lain dan akhirnya membuat orang yang dibincangkan tersebut malu. Kita sebagai manusia seharusnya sadar bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Dibalik kelebihan yang kita miliki masih terdapat banyak kekurangan. Jadi, jika kita tidak mau tergolong dalam kelompok yang egois dan sombong, alangkah lebih baiknya jika kita diam ketika orang lain sedang sibuk membicarakan aib orang lain.

Keempat, Diam ketika kita dikritik orang lain. Kritik merupakan tanggapan yang diberikan seseorang kepada kita terhadap hasil karya, pendapat, argumen, dan lain sebagainya, ketika kita mendapatkan kritik, ada baiknya jika kita diam dan memahami maksud kritikan orang terhadap kita. Karena kritik merupakan salah satu jalan untuk kita memperbaiki diri.

Kondisi-kondisi diatas memang menjadikan diam layaknya emas. Namun, apakah kita harus berdiam diri saja untuk lebih bernilai ? Tidak bukan, karena ada hal yang sebenarnya lebih tinggi nilainya daripada sebuah emas, yaitu berlian. Lantas, kapan kita bisa berprilaku layaknya berlian ?

Kita dapat berprilaku layaknya berlian ketika kita berbicara. Namun, bukan asal bicara. Ada saat-saat tertentu yang bisa menjadikan kita bernilai layaknya berlian. Contohnya, berbicara ketika lingkungan sekitar kita membutuhkan solusi. Ketika sedang terjadi suatu permasalahan, baik permasalahan keluarga, teman, ataupun permasalahan yang terjadi di masyarakat, alangkah lebih baiknya kita mengeluargan pendapat-pendapat yang merupakan solusi dari permasalahan yang mereka alami.

Selain itu, kita dapat berbicara ketika lingkungan disekitar kita sedang tidak ramah antar perorangannya. Setiap manusia pasti pernah mengalami perbedaan antara satu dan lainnya. Hal ini dapat mengakibatkan perselisihan antar sesama manusia. Dalam kondisi inilah kita bertugas mencairkan suasana orang-orang yang sedang berselisih antar satu sama lainnya.

Kita juga dapat berbicara ketika teman ataupun saudara kita sedang dilanda duka. Di dunia ini, tidak ada yang pernah tahu kapan musibah akan terjadi dan siapa yang akan menerima musiba tersebut. Musibah bisa saja terjadi sekarang dan diberikan kepada orang-orang disekitar kita.  Pada saat musibah itu sedang melanda mereka, mereka membutuhkan seseorang yang dapat menghibur mereka. Inilah saatnya kita bebicara untuk  memberikan semangat kepada mereka agar rasa sedih yangmerekan rasakan sedikit terobati.

Disamping itu, kita juga dapat berbicara ketika banyak orang mengeluh. Dalam kehidupan sehari-hari, akan terjadi beberapa masalah. Mulai dari masalah yang sederhana sampai dengan masalah yang rumit. Semakin hari semakin sulit saja memecahkan masalah-masalah yang terjadi. Hal ini mengakibatkan kebanyakan masyarakat mengeluh dengan masalah yang mereka alami. Mereka menjengkelkan semua masalah yang terjadi dengan mereka. Disaat yang seperti ini, mereka membutuhkan seorang pembicara yang bertindak sebagai motivator. Motivator ini bertugas memberikaan nasihat-nasihat yang dapat membuat mereka sadar dan bersyukur dengan apa yang terjadi dengan mereka.

matematika gasing

matematika gasing merupakan metode pembelajaran matematika yang gampang, asyik dan menyenangkan. pencetus metode ini adalah Prof. Yohanes Surya, Ph.D. Lewat metode ini siapapun juga dapat belajar dan mengerti matematika. karena metode ini didasari dengan pemahaman konsep bukan sekedar hapal rumus.

 

berikut ini merupakan topik yang dipelajari untuk menguasai pelajaran SD (kelas 1-6) adalah:

  1. Penjumlahan
  2. Perkalian
  3. Pengurangan
  4. Pembagian
  5. Bilangan negatif
  6. Aplikasi 1
  7. Pecahan
  8. Desimal
  9. Aplikasi 2
  10. Geometri (termasuk keliling, luas, skala dan sistem koordinat)

untuk mempelajari semua materi SD ini hanya diperlukan waktu selama 6 bulan. dengan syarat harus belajar matematika tiap hari minimal 4 jam.pada metode ini juga pembelajaran sering menggunakan lagu, tujuannya supaya peserta didik dapat lebih mudah menghapal dengan metode bernyanyi.

 

Apakah Bahasa Indonesia Pantas Disebut Sebagai Bahasa Ilmu Pengetahuan ?

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi sekaligus bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia sendiri memiliki fungsi penting bagi bangsa Indonesia. Pertama, sebagai alat ekspresi diri, sehingga kita dapat membedakan antara orang pribumi dan orang asing. Kedua, sebagai alat integrasi dan adaptasi, dengan bahasa seluruh rakyat Indonesia dari daerah mana pun dapat berkomunikasi dan beradaptasi satu sama lain dengan baik. Selain itu, Bahasa Indonesia juga merupakan faktor pendukung optimalisasi peran sebagai penguat jati diri bangsa yang akan menampakkan ciri khas sekaligus membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Hal yang tidak kalah penting adalah bahasa Indonesia juga dapat menjadi sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan budaya, ilmu pengetahuan, serta teknologi. Tanpa peran bahasa, ilmu pengetahuan tidak dapat berkembang.Di Indonesia bahasa Indonesia merupakan bahasa pengantar pendidikan pada semua jenjang kependidikan sehingga bahasa Indonesia pantas disebut sebagai bahasa ilmu pengetahuan. Beberapa hal penting yang mendukung bahasa Indonesia pantas dijadikan bahasa ilmu pengetahuan bisa ditinjau dalam bidang pendidikan yaitu, pengembangan pikiran, penyampaian informasi, serta penelitian.

Tanpa peran bahasa ilmu pengetahuan tidak dapat berkembang. Hal ini berimplikasi pada pengembangan daya nalar yang menjadikan bahasa sebagai alat untuk berpikir secara modern. Biasanya, siswa yang memiliki kemampuan berbahasa dengan baik, memiliki pola pikir yang lebih kritis. Oleh karena itu, jika cermat dalam menggunakan bahasa kita akan cermat pula dalam berpikir.

Di seluruh aspek kehidupan khususnya ilmu pengetahuan, bahasa Indonesia sering digunakan untuk menyampaikan informasi,contohnya ketika mengajar pelajaran apapun, guru tetap menggunakan bahasa Indonesia dalam menyampaikan materi. Bahkan pada saat pelajaran bahasa Inggris sekalipun, guru masih menggunakan bahasa Indoneasia saat menerjemahkan. Bisa dibayangkan jika guru mengajar menggunakan bahasa daerah informasi yang akan disampaikan tidak dapat tersampaikan dengan benar, sehingga materi pelajaran tidak dapat diserap secara optimal oleh siswa .

Selanjutnya jika ditinjau pada bidang pendidikan lainnya seperti penelitian. Laporan penelitian harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar karena apabila laporan penelitian tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar atau tidak sesuai dengan EYD maka laporan penelitian dapat memiliki makna ganda. Padahal laporan penelitian harus memunyai satu makna yang pasti sehingga tidak menimbulkan konsepsi yang keliru. Dengan digunakannya bahasa Indonesia sebagai pengantar ilmu pengetahuan maka salah tafsir atau makna ganda ini sedapat mungkin dihindari karena kata yang dipakai umumnya lebih bersifat denotatif.

Dari penjelasan di atas maka, dapat disimpulkan bahwa bahasa Indonesia pantas menjadi bahasa Ilmu Pengetahuan. Jika ilmu pengetahuan tidak menggunakan bahasa Indonesia informasi tidak tersampaikan dengan baik, serta adanya kekeliruan konsepsi. Disisi lain di suatu tempat pembelajaran mungkin saja terdapat orang yang berasal dari daerah yang berbeda-beda, contohnya di kelas ini, sehingga mengharuskan proses belajar mengajar disampaikan dengan menggunakan bahasa Indonesia